Alhamdulillah Profil Radio Rodja Pernah diTampilkan Di Trans7

Alhamdulillah, beberapa tahun terakhir ini kita menyaksikan bahwa dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah berkembang begitu pesat dan menyebar begitu luas di negeri ini. Bukan tanpa sebab, melainkan karena dakwah ini diemban oleh para ahli ilmu (du’at) yang memiliki hikmah dan lemah lembut (dalam berdakwah) yang mengamalkan dan menerapkan manhaj Rasul shalallahu’alaihi wa sallam, sehingga Allah memberikan manfaat (tersebarnya dakwah ini) dengan sebab mereka.

Dan salah satu sebab dakwah ini menyebar begitu luas di masa ini adalah dengan berdirinya Radio Dakwah Ahlussunnah wal Jamaah (Rodja) sekitar 5 tahun-an yang lalu (th.2005) yang Insya Allah menjadi titik balik perkembangan dakwah Salafiyyah di negeri ini, yang dengan siarannya menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah Jabodetabek via radio gelombang 756 AM, Wilayah Indonesia via Satelit Palapa frekuensi 4080 atau Live Streaming yang bisa di dengarkan di penjuru dunia.

Panduan Cara Mendidik Anak Secara Syar'i

Mendidik anak merupakan perkara yang mulia tapi gampang-gampang susah dilakukan, karena di satu sisi, setiap orang tua tentu menginginkan anaknya tumbuh dengan akhlak dan tingkah laku terpuji, tapi di sisi lain, mayoritas orang tua terlalu dikuasai rasa tidak tega untuk tidak menuruti semua keinginan sang anak, sampai pun dalam hal-hal yang akan merusak pembinaan akhlaknya.

syariat Islam yang sempurna telah mengajarkan segala sesuatu kepada umat Islam, sampai dalam masalah yang sekecil-kecilnya, apalagi masalah besar dan penting seperti pendidikan anak.

Silahkan di download Filenya:

Ternyata Air Zamzam Memiliki Kandungan Yang Berbeda dengan Air Biasa?

Benar, air zam-zam memiliki keistimewaan dalam zat-zat yang dikandungnya. Tentang hal ini, sejumlah peneliti dari Pakistan telah melakukan penelitian panjang dan akhirnya mereka menemukan hal ini. Dan Pusat Penelitian Haji pun sudah melakukan hal yang sama terhadap air zam-zam, maka mereka menemukan bahwa air zam-zam adalah air yang menakjubkan, berbeda dengan air pada umunya.

Sami Unqowy, Eng., Ketua Pusat Penelitian Haji, “Ketika kami melakukan penggalian untuk perluasan sumur zam-zam, maka setiap kali mengambil air zam-zam tersebut semakin bertambah air yang keluar, setiap kami mengambil airnya, bertambah pula air dari sumur zam-zam itu, …maka kami menyibukkan diri untuk memompa (menyedot) air zam-zam itu dengan tiga kali sedotan agar kering sehingga memudahkan kami dalam memasang pondasi.

Bertasbih Menggunakan Jari Tangan Kanan atau Tangan Kiri?

Pertanyaan:

Apakah membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah shalat fardhu itu lebih baik memakai jari-jari tangan kanan atau kedua-duanya?

Jawaban:

Yang lebih baik adalah memakai tangan kanan, berdasarkan sebuah hadits shahih riwayat Aisyah yang menyatakan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menghitung bilangan tasbih-nya dengan memakai tangan kanan. Aisyah berkata,

إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْحِبُهُ التَّيَمُّنُ فِيْ تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُوْرِهِ وَفِيْ شَأْنِهِ كُلِّهِ

Next Prev